RIZQI NABILA RAMADHANI- Usia Bukan Penghalang Untuk Mendulang Prestasi Akademik
Siswa KBC SMAN 1 Ponorogo di terima di FKU Unair Jalur SNMPTN

By It Smazapo 23 Mar 2021, 18:56:30 WIB Akademik
RIZQI NABILA RAMADHANI- Usia Bukan Penghalang Untuk Mendulang Prestasi Akademik

Gambar : Rizqi Nabila Ramadhani Bersama Keluarga Tercinta


     RIZQI NABILA RAMADHANI, Siswa Kelompok Belajar Cepat (KBC) SMAN 1 Ponorogo yang diterima di Pendidikan Dokter, Unair pada usia kurang dari 16 tahun. Rizqi, panggilan akrab dari Rizqi Nabila Ramadhani nampak bahagia dan bersyukur setelah dirinya dinyatakan lolos SNMPTN pada Universitas Airlangga (Unair), Pendidikan Dokter Senin 22 Maret 2021. Putri sulung dari pasangan Bpk Amin Syaifudin (46 th) dan Ibu Novita Rahmawati (43 th) tersebut adalah pelajar kelas XII IPA 6, Kelompok Belajar Cepat (KBC) SMAN 1 Ponorogo. KBC adalah bagian layanan pembelajaran untuk siswa yang mempunyai kemampuan belajar cepat dan siap menyelesaikan pendidikan SMA selama 2 tahun.  

     Gadis  kelahiran Ponorogo, 19 Juli 2005 atau sekarang berusia 15 tahun 8 bulan tersebut dinobatkan sebagai salah satu dari empat pelajar dibawah 16 tahun yang diterima di Unair lewat jalur SNMPTN. Diilansir dari harian online Republika.co.id pada 22 Maret 2021, Rektor Unair Prof Muhammad Nasih yang sekaligus ketua panitia SNMPTN, menyampaikan bahwa pelajar yang masuk di Unair adalah murni hasil seleksi yang didasarkan pada prestasi pelajar tersebut. Rizqi mampu menyelesaikan belajarnya dari SD hingga SMA selama 10 tahun dengan rincian 6 tahun di SD Muhammadiyah Ponorogo, 2 tahun di MTsN 2 Ponorogo program akselerasi, dan 2 tahun di SMAN 1 Ponorogo pada program Kelompok Belajar Cepat (KBC). 

    Motivasi dan dorongan Rizqi menyelesaikan program belajar cepat di jejang dasar dan menengah dilatarbelakangi keinginannya untuk sukses dan berprestasi pada usia muda. “Saya berkeinginan untuk bisa sukses di usia muda. Walau tak mudah, saya akan berusaha mencapainya. Saya harus belajar dan menghabiskan waktu lebih banyak untuk belajar, mengerjakan tugas, memenuhi tagihan pembelajaran dan lain lain. Pokoknya tidak ada kata santai, " tuturnya. Walaupun demikian, Rizqi tetap merasakan perjalanan aktivitasnya merupakan hal yang sudah biasa, bukan merupakan sebuah beban apalagi sebuah paksaan.

   Dibalik kesuksesan dan ketangguhan Rizqi, ada orang tua yang selalu setia mendukung dan mendampinginya dalam menggapai cita citanya. Mereka adalah ayahanda Amin Syaifudin dan Ibunda Novita Rahmawati. Bapak Amin yang seorang karyawan swasta dan Ibu Novita yang seorang guru senantiasa melonggarkan waktunya demi mensupport anak tercinta. Segenap fasilitas belajar senantiasa diusahakan dan dicukupi, sampai sampai menyuapi anak ketika belajarpun terkadang dilakukan.

   Rizqi mempunyai harapan besar dalam hidupnya yaitu ingin menjadi dokter profesional. Dia ingin membanggakan almamater tercinta SMAN 1 Ponorogo, keluarga dan masyarakat Ponorogo. Dia akan berusaha lebih giat lagi selama studinya di jenjang tinggi. Pihak orang tua dan Rizqi tentu sangat bersyukur kepada Alloh SWT atas capaiannya hingga fase ini dan berterima kasih kepada Ibu guru dan BK SMAN 1 Ponorogo yang telah membimbing dan mengarahkannya hingga impiannya diterima di pendidikan dokter tercapai. Semangat terus Rizqi, mudah mudahan sukses selalu menyertaimu, Amin.

    Selamat untuk ananda  RIZQI NABILA RAMADHANI atas prestasi yang telah dicapai, semoga kedepan semakin lebih baik dan berprestasi. Demikian disampaikan oleh Supiyan M.Pd selaku Waka Kurikulum SMAN 1 Ponorogo

Reportase : Team Kurikulum SMAN 1 Ponorogo 2021




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment