SMAN 1 PONOROGO
SMAN 1 PONOROGO

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh

Hanya Allah-Lah yang Maha Besar, Maha Kuasa, Maha Pengasih dan Penyayang yang mampu memberikan daya, kekuatan ilmu dan kedamaian yang berguna bagi manuisa untuk menggapai nikmat yang hakiki. Untuk itu nurani kita harus mampu mensyukuri supaya perjalanan hidup......

SMAN 1 PONOROGO

Berita

LITERASI BUKAN HANYA MEMBACA

Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yg dicanangkan oleh pemerintah, mendapat sambutan hangat dari SMAN 1 Ponorogo. Salah satu program kegiatan sekolah dengan membaca buku non teks pelajaran 15 menit setiap hari. GLS bertujuan untuk meningkatkan minat baca khususnya di kalangan siswa, karena minat baca di Indonesia termasuk dalam kategori rendah. Sehingga dengan adanya program tersebut, membaca dapat menjadi budaya siswa, untuk menjadi siswa yang kreatif, inovatif serta menjadikan membaca sebagai gaya hidup.

Selain membaca diharapakan siswa juga bisa menulis, karena kegiatan ini merupakan gabungan dari membaca memahami serta mendeskripsikan dari apa yang dilihat, didengar dan dirasa dari aktivitas keseharian anak. Sebelum menulis anak akan membaca referensi maupun melihat dari keseharian maupun yang terjadi dalam lingkungan sekitar. Begitu juga SMAN 1 Ponorogo, siswa-siswi bukan hanya sekedar membaca. Mereka selangkah lebih maju, salah satunya yaitu menulis artikel yang dikirim di media lokal. Dengan mewajibkan anak untuk menulis dengan bimbingan bapak ibu guru. Kemampuan menulis anak SMA 1 Ponorogo berkembang pesat, tidak sekedar sebagai rutinitas, penyaluran hobi akan tetapi bisa menjadi sumber informasi untuk publik. Terbukti karya anak-anak menghiasi media lokal ponorogo. Beberapa nama yang dimuat antara lain.

•  Arlin Rosita Indranata (XII IPS 1)

•  Pegy Andini Yustkasari (XII IPS 1)

•  Nufikha Dwi Pertiwi ( XII IPS 1)

•  Aprilia Trianasanti (XII IPS 1)

•  Salsabila Putri Gunawan (XII IPS 1)

•  Halim Latif (XII IPS 2)

•  Intang Arifia (XII IPS 2)

•  Krisgianto (XII IPS 2)

•  Nur Fitri Andarukmi (XII IPS 2)

Pihak sekolah berharap siswa–siswi yang lain termotivasi mengikuti jejak mereka. Prestasi yang membanggakan karena menulis merupakan pekerjaan yang sulit karena tidak semua orang bisa melakukaan aktivitas tersebut. Menulis bisa menjadi kultur, menjadi brand di SMAN 1 Ponorogo serta menjadi sekolah calon penulis. Amien

SMAN 1 PONOROGO